Lazada Indonesia

Pages

Saturday, February 2, 2013

Pengertian Bahasa, Fungsi dan Ragamnya


Pokok Pembahasan

1. Apa pengertian dari “bahasa” ?
2. Fungsi "bahasa" ?
3. Apa saja jenis ragam “bahasa” ?


A. Pengertian Bahasa

Bahasa, masyarakat dan budaya adalah tiga entitas yang erat berpadu. Ketidak adaan yang satu menyebabkan ketiadaan yang lainnya. Sosok bahasa sering diartikan sebagai prevoir (penanda) eksistensi budaya dari masyarakat yang bersangkutan. Dapat dilihat bahwa akhir-akhir ini bahasa yang tidak memiliki makna dan arti yang baik bagi warganya akan ditinggalkan. Karena bahasa yang tidak memiliki makna yang baik maka akan mempengaruhi budayanya.
Ada beberapa definisi Bahasa. Pertama, Bahasa dapat didefenisikan sebagai kode yang diterima secara sosial atau sistem konvensional untuk menyampaikan konsep melalui kegunaan simbol-simbol yang dikehendaki dan kombinasi simbol-simbol yang diatur oleh ketentuan Bahasa yang baik berkembang berdasarkan suatu sistem aturan yang dipatuhi oleh pemakainya. Kedua, Bahasa adalah suatu sistem dari lambang bunyi arbiter (tidak ada hubungan antara lambang bunyi dengan bendanya) yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai masyarakat untuk berkomunikasi, bekerja sama dan identifikasi diri.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi bahasa menurut para ahli:
1. BILL ADAMS
Bahasa adalah sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks inter-subjekti.f
2. WITTGENSTEIN
Bahasa merupakan bentuk pemikiran yang dapat dipahami, berhubungan dengan realitas, dan memiliki bentuk dan struktur yang logis.
3. PLATO
Bahasa pada dasarnya adalah pernyataan pikiran seseorang dengan perantaraan onomata (nama benda atau sesuatu) dan rhemata (ucapan) yang merupakan cermin dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulut.
4. SUDARYONO
Bahasa adalah sarana komunikasi yang efektif walaupun tidak sempurna sehingga ketidaksempurnaan bahasa sebagai sarana komunikasi menjadi salah satu sumber terjadinya kesalahpahaman.

B. Fungsi Bahasa

Fungsi utama bahasa adalah untuk komunikasi dan interaksi. Fungsi bahasa dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu fungsi bahasa secara umum dan secara khusus. Dalam literatur bahasa, dirumuskannya fungsi bahasa secara umum bagi setiap orang adalah:
1. Sebagai alat untuk mengungkapkan perasaan atau mengekspresikan diri
Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam hati dan pikiran kita.
2. Sebagai alat komunikasi
Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Pada saat menggunakan bahasa sebagai komunikasi, berarti memiliki tujuan agar para pembaca atau pendengar menjadi sasaran utama perhatian seseorang.
3. Sebagai alat berintegrasi dan beradaptasi sosial
Pada saat beradaptasi di lingkungan sosial, seseorang akan memilih bahasa yang digunakan tergantung situasi dan kondisi yang dihadapi. Seseorang akan menggunakan bahasa yang non standar pada saat berbicara dengan teman- teman dan menggunakan bahasa standar pada saat berbicara dengan orang tua atau yang dihormati.
4. Sebagai alat kontrol sosial
Contohnya untuk meredam amarah. Menulis juga dapat menjadi salah satu cara yang sangat efektif untuk meredakan amarah dengan menuangkan kekesalan kita pada selembar kertas.

Fungsi bahasa secara khusus :
1. Mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari- hari.
2. Mewujudkan Seni (Sastra).
3. Mempelajari bahasa-bahasa kuno.
4. Mengeksploitasi IPTEK.
Dengan jiwa dan sifat keingintahuan yang dimiliki manusia, serta akal dan pikiran yang sudah diberikan Tuhan kepada manusia, maka manusia akan selalu mengembangkan berbagai hal untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Pengetahuan yang dimiliki oleh manusia akan selalu didokumentasikan supaya manusia lainnya juga dapat mempergunakannya dan melestarikannya demi kebaikan manusia itu sendiri.

C. Ragam Bahasa

1. Ragam bahasa berdasarkan media atau sarana :

a) Ragam bahasa lisan
Ragam bahasa lisan adalah bahan yang dihasilkan alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar. Dalam ragam lisan, kita berurusan dengan tata bahasa, kosakata, dan lafal. Dalam ragam bahasa lisan ini, pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendah suara atau tekanan, air muka, gerak tangan atau isyarat untuk mengungkapkan ide.
b) Ragam bahasa tulis
Ragam bahasa tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) di samping aspek tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide.

2. Ragam bahasa dari segi sudut pandangan bidang atau pokok persoalan :

a) Ragam Bahasa Bisnis
Ragam bahas bisnis adalah ragam bahasa yang digunakan oleh para pebisnis dalam menjalankan bisnisnya.
Ciri-ciri ragam bahasa bisnis :
­

  • Menggunakan bahasa yang komunikatif.
    ­
  • Bahasanya cenderung resmi.
    ­
  • Terikat ruang dan waktu.
    ­
  • Membutuhkan adanya orang lain.

b) Ragam Bahasa Hukum
Ragam bahasa hukum adalah bahasa Indonesia yang corak penggunaan bahasanya khas dalam dunia hukum, mengingat fungsinya mempunyai karakteristik tersendiri, oleh karena itu bahasa hukum Indonesia haruslah memenuhi syarat-syarat dan kaidah-kaidah bahasa Indonesia.
Ciri-ciri ragam bahasa hukum :
­
  • Mempunyai gaya bahasa yang khusus.
    ­
  • Lugas dan eksak karena menghindari kesamaran dan ketaksaan.
    ­
  • Objektif dan menekan prasangka pribadi.
    ­
  • Memberikan definisi yang cermat tentang nama, sifat dan kategori yang diselidiki untuk menghindari kesimpangsiuran.
    ­
  • Tidak beremosi dan menjauhi tafsiran bersensasi.

c) Ragam Bahasa Fungsional
Ragam bahasa fungsional adalah ragam bahasa yang dikaitkan dengan profesi, lembaga, lingkungan kerja atau kegiatan tertentu lainnya. Ragam fungsional juga dikaitkan dengan keresmian keadaan penggunaannya.

d) Ragam Bahasa Sastra
Ragam bahasa sastra adalah ragam bahasa yang banyak menggunakan kalimat tidak efektif. Penggambaran yang sejelas-jelasnya melalui rangkaian kata bermakna konotasi sering dipakai dalam ragam bahasa sastra.

Ciri-ciri ragam bahasa sastra :
­

  • Menggunakan kalimat yang tidak efektif
    ­
  • Menggunakan kata-kata yang tidak baku
    ­
  • Adanya rangkaian kata yang bermakna konotasi


Reverensi

Fitriyah, Mahmudah dan Ramlan Abdul Gani.2007.Pembinaan Bahasa Indonesia.Jakarta:UIN Jakarta Press
Sudarno, Rahman, A., Eman.1986.Kemampuan Berbahasa Indonesia.Jakarta:Hikmat Syahid Indah
Rahardi, Kunjana.2009.Bahasa Indonesia untuk perguruan tinggi.Jakarta:Erlangga
http://azenismail.wordpress.com/2011/09/29/fungsi-dan-kedudukan-bahasa-indonesia/
http://carapedia.com/pengertian_definisi_bahasa_menurut_para_ahli_info494.html
id.wikipedia.org/wiki/Ragam_bahasa
http://www.untukku.com/artikel-untukku/pengertian-ragam-bahasa-untukku.html
http://rahmaekaputri.blogspot.com/2010/09/fungsi-dan-kedudukan-bahasa-indonesia.html
http://tugasmanajemen.blogspot.com/2011/03/pengertian-bahasa-fungsi-bahasa-ragam.html

No comments:

Post a Comment